Living Design Reader sendiri merupakaan pembacaan bakat alami sejak dalam kandungan, tepatnya 3 bulan sebelum lahir.

Dimana tubuh manusia mempunya 64 DNA, namun tidak semua DNA dapat aktif. Beberapa DNA yang teraktivasi dapat menentukan bakat serta potensi terpendam dalam diri.

Menurut Fena Wijaya, penting untuk mengetahui bakat dan potensi dalam diri.

Sistem pembacaan DNA seseorang yang perlu dimaksimalkan membutuhkan beberapa data yang akurat, seperti tanggal lahir, jam serta tempat lahir.

Sebagai contoh, banyak kasus dimana orang tua memaksakan dan mendidik anaknya sesuai dengan tuntutan sosial, yang pada umumnya, dominan menggunakan otak kiri.

Namun pada kenyataannya, sang anak sendiri mempunyai potensi di bidang kreativitas, yang mana lebih dominan menggunakan otak kanan.

Maka dari itu sang anakpun merasa kepercayaan dirinya sudah turun. Hal tersebut bisa berpengaruh negatif kepada diri si anak itu sendiri.

Pentingnya pembacaan DNA sendiri salah satunya adalah untuk pemberian support dari orang tua kepada anak, agar orang tua bisa lebih mendukung bakat si anak.

Selain untuk si anak, pembacaan DNA sendiri bisa dilakukan untuk remaja hingga dewasa, tidak terbatas usia.

Biasanya pembacaan DNA ini juga dilakukan kepada orang kantoran, agar perusahaan bisa menempatkan talent di divisi yang sesuai dengan bakat dan potensinya.

Biasanya, setelah proses pembacaan DNA, seseorang akan lebih mengenal dirinya sendiri dan mengetahui kelemahan serta kelebihannya.

Hal tersebut berpengaruh juga pada kualitas hidup kita, dimana individu merasa lebih berbahagia karena telah mengenali dirinya sendiri.

Dengan begitu juga, individu bisa mengasah lebih dalam menganai kemampuan dan potensi yang terpendam dalam diri.

Bagaimana Cosmoners, tertarik untuk membaca DNA Anda?

Experience Access Bars

Everyone feels different, after the first time they have their bars run. We wonder what it will be like for you.

Contact Us !

For More Information and Book a Session

Give me a call at
(+62) 0857-1777-5599